Edufren

Edufren

Model Pembelajaran Game Based Learning (Pembelajaran Berbasis Permainan)

Posting Komentar
Bismillahirrahmanirrahim

game based learning

Sebagai seorang guru tentunya ada satu hal yang sangat menentukan keberhasilan dalam proses pembelajaran yang akan dilaksanakan, apa itu? hal itu adalah pemilihan dan penerapan model pembelajaran. Model pembelajaran adalah pendekatan yang guru gunakan mencakup tujuan pembelajaran, tahap kegiatan, lingkungan belajar dan pengelolaan kelas. Model pembelajaran harus memperhatikan kebutuhan belajar siswa serta fasilitas yang ada agar tujuan belajar dapat berjalan dengan baik.

Model Pembelajaran Game Based Learning

Saya adalah seorang guru kelas 1 Sekolah Dasar, dimana pada usia anak kelas tersebut--usia 6 sampai 7 tahun, anak-anak masih pada usia dimana dunianya masih tentang "bermain", maka salah satu upaya untuk menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan kesukaan, kemampuan dan kebutuhan murid adalah dengan penerapan model pembelajaran Game Based Learning.

Apa itu model pembelajaran Game Based Learning?

Game based learning atau pembelajaran berbasis permainan merupakan salah satu dari model pembelajaran inovatif yang bisa kita terapkan dengan memanfaatkan platform teknologi digital. Saat ini kita telah memasuki era digital Industry 5.0 yang ditandai dengan teknologi informasi yang semakin pesat, perkembangan ini tidak hanya terjadi pada dunia industri tetapi juga terjadi pada dunia pendidikan. Maka dari itu tugas pendidik juga harus mengikuti perkembangan zaman dengan menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan dan menerapkan model pembelajaran yang ada.

Model pembelajaran berbasis permainan dapat memikat dan melibatkan peserta didik menjadi lebih aktif sehingga Insyaa Allah tujuan pembelajaran bisa tercapai serta dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik.

Kenapa pembelajaran berbasis permainan jadi sangat penting?

Bermain merupakan salah satu hal penting dalam menciptakan lingkungan belajar serta meningkatkan pengalaman belajar yang mudah diingat, menyenangkan dan pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih efektif.

Ada sebuah riset yang mengatakan bahwa kebanyakan peserta didik hanya mengingat 5-10% dari apa yang mereka baca, mengingat 20% dari apa yang mereka dengar, meningkat menjadi 30% dari apa yang mereka lihat secara visual lalu akan menjadi 50% jika mereka mempraktikkannya secara langsung, dan dengan drastis akan meningkat hingga 80% jika peserta didik melakukannya sendiri.

Permainan merupakan hal yang sangat menarik dan tentunya sangat menyenangkan. Apabila pembelajaran dikemas dengan dengan metode permainan maka siswa akan merasa nyaman, tertarik dan menyenangkan sehingga daya ingat siswa terhadap materi juga akan semakin tinggi--semoga bisa mencapai yang 80% tadi.

Sintaks Model Pembelajaran Game Based Learning

Fase 1: Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan materi

Peran guru dalam fase ini adalah menjelaskan tujuan, informasi latar belakang pelajaran dan mempersiapkan siswa untuk bermain.

Fase 2: Membuat kelompok

Peran guru dalam fase ini adalah mengajak murid untuk membuat kelompok sebelum bermain

Fase 3: Menentukan sistem permainan dan peraturan

Peran guru dalam fase ini adalah memberikan penjelasan terkait aturan dalam permainan yang akan dilakukan

Fase 4: Permainan dimulai

Peran guru pada fase ini adalah sebagai fasilitator dan juri dalam permainan

Fase 5: Pengumuman kelompok yang menjadi pemenang

Peran guru dalam fase ini adalah mengumumkan kelompok mana yang menang dan bisa melanjutkan ke permainan berikutnya

Penerapan Model Pembelajaran Game based Learning Pada Pembelajaran Matematika Kelas 1 di SDN 003 Balla


Referensi:

Ridduwwan Agung.2019.Pengaruh Model Pembelajaran Game Based Learning Terhadap Prestasi Belajar Matematika Pada Materi Peluang Kelas VII SMP Negeri 2 Balen.IKIP PGRI BOJONEGORO.
Fitrayanti
Guru SDN 003 Balla Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat Sahabat Teknologi Sulawesi Barat Tahun 2023

Related Posts

Posting Komentar