Edufren
Belajar itu Seru dan Menyenangkan

Resume Materi: Kuliah Umum PembaTIK Level 4 2023

Bismillahirrahmanirrahim

Resume Materi: Kuliah Umum PembaTIK Level 4 2023
Flyer Kuliah Umum PembaTIK Level 4 2023 | Sumber: Instagram PembaTIK

Setelah pengumuman peserta yang lulus ke tahap 4 PembaTIK pada tanggal 6 Oktober yang lalu, hari Senin tanggal 9 Oktober 2023 dilaksanakanlah Kuliah umum PembaTIK Level 4 2023 yang menghadirkan narasumber yang sangat luar biasa yaitu Ibu Suharti (Sekretaris Jendral Kemendikbudristek), Ibu Nunuk Suryani (Direktur Jendral Guru dan Tenaga Pendidikan Kemendikbudristek), Pak Hasan Chabibie (Kepala Pusdatin Kemendikbudristek), Pak Wibowo Mukti (Kepala Balai Layanan Platform Teknologi).

Selain narasumber diatas, pada kuliah umum ini juga dihadirkan para narasumber pakar yang juga tak kalah hebatnya yaitu Pak Lenang Manggala (Founder Nyalanesia dan Peraih Penghargaan Innovation Heroes), Pak Uwes Anis Cheruman (Dosen Universitan Negeri Jakarta), Ibu Sherly Annavita Rahmi (Konten Kreator, Dosen dan Influencer) serta Epi Suhaepi (Duta Teknologi Banten 2021)

Laporan dari Bapak Hasan Chabibie (Kepala Pusdatin Kemendikbudristek)

PembaTIK 2023
Laporan Kepala Pusdatik Kemendikbudristek | Sumber: Rumah Belajar Kemdikbud

Acara pertama dimulai dengan laporan dari bapak kepala Pusdatin Kemendikbudristek mengenai pelaksanaan PembaTIK dari Level 1 sampai dengan Level 4 dimana Level 1 yaitu Literasi, Level 2 yaitu Implementasi, Level 3 yaitu Kreasi dan Level terakhir yaitu Berbagi dan Berkolaborasi.

Sambutan dari Ibu Suharti (Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek)

PembaTIK 2023
Sambutan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek | Sumber: Rumah Belajar Kemdikbud

Dengan adanya PembaTIK ini guru diharapkan mampu menerapkan Platform Teknologi dalam proses pembelajaran. Sebagai seorang sahabat teknologi diharapkan bahwa tidak hanya menerapkan tetapi juga mampu berbagi pengalaman. Diharapkan bahwa kelak lewat PembaTIK ini akan terbentuk ekosistem digital yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Arahan dari Ibu Nunuk Suryani (Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan Kemendikbudristek)

Nunuk Suryani
Arahan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan Kemendikbudristek | Sumber: Rumah Belajar Kemdikbud

Ujung tombak merdeka belajar adalah para guru dan tenaga pendidikan yang siap bertranformasi untuk peningkatan kulaitas pendidikan di Indonesia. Lingkungan pendidikan menumbuhkan kemerdekaan dan kemandirian dalam pembelajaran, merdeka belajar memberi semangat perubahan untuk mencari cara terbaik untuk memajukan proses pembelajaran. PembaTIK meningkatkan kesadaran para guru untuk meningkatkan kompetensi dalam bidang TIK. PembaTIK merupakan upaya untuk meningkatkan penerapan Plaform Teknologi dalam pembelajaran.

Kuliah Umum Pembatik 2023

Materi Kuliah Umum PembaTIK
Materi Kuliah Umum PembaTIK 2023 | Sumber: Rumah Belajar Kemdikbud

Membangun Mindset Inovator dalam Ekosistem Digital Pendidikan (Lenang Manggala)

Lenang Manggala
Materi 1 | Sumber: Rumah Belajar Kemdikbud

Apapun cita-cita kita sewaktu kecil tidaklah penting, tapi yang penting adalah kata-kata setelah cita-cita tersebut, sebagai contoh ingin menjadi guru, tapi ingin jadi guru yang bagaimanakah kita?

Apakah ingin jadi guru killer, guru pemalas, guru sejahtera, guru berprestasi atau guru inovatif? Pada materi ini Pak Lenang berfokus pada "Mengapa Guru Harus Berinovasi?" Kenapa guru harus berinovasi? Karena dunia telah berubah dan terus berubah juga karena kami, dunia benar-benar membutuhkan inovasi. Salah satu inovasi yang sangat luarbiasa di dunia pendidikan adalah dengan adanya "Kurikulum Merdeka" 

Apakah kreatif dan inovatif sama?

Kreatif artinya menciptakan sesuatu yang baru atau berbeda dari umumnya. Orang lain tidak terpikir atau tidak bisa untuk menirunya, sedangkan Inovatif artinya menyelesaikan masalah atau menambah nilai dengan kebaruan. Inovasi sangat bermanfaat atau bisa diterapkan oleh banyak orang.

Kreatif berfokus pada kreasi dan mengutamakan imajinasi sedangkan inovatif berfokus pada solusi dan sering mempertanyakan, selain itu juga mengutamakan logika dan harus direncakanan. Orientasinya adalah siswa atau sekolah.

Seorang guru yang inovatif adalah guru yang akan senang jika sesuatu yang ia lakukan dapat memberikan kebermanfaatan kepada orang lain. Guru yang inovatif adalah guru yang dapat menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi oleh dunia pendidikan. Guru yang inovatif adalah guru yang sangat kolaboratif.
"Menjadi guru inovatif terkadang ditolak lingkungan. Tetapi hidup akan jauh lebih bermakna, bermanfaat dan menyenangkan"
--Lenang Manggala--

Penerapan Mindset Inovator

  1. Kebijakan dan pembelajaran yang berpihak pada siswa
  2. Pendekatan pembelajaran yang aktif serta kolaboratif
  3. Pengembangan konten/materi pembelajaran yang sesuai
  4. Pemanfaatan dan integrasi antara teknologi pembelajaran
  5. Menarik umpan balik, reflektif dan perbaikan berkelanjutan
  6. Menjadi model atas pencarian solusi dan penciptaan output

Pemanfaatan Platform Pembalajaran Digital yang Membelajarkan (DR. Uwes Anis Chaeruman)

Uwes Anis Chaeruman
Materi 2 | Sumber: Rumah Belajar Kemdikbud

Teknologi pembelajaran bukan semata-mata Internet dan Handphone. Apapun platfom teknologi yang kita gunakan pembelajarannya harus merdeka belajar. 

Apa yang dimaksud pembelajaran yang membelajarkan dengan menggunakan platform digital?

TPACK (Tekchnological pedagogocal dan content knowledge). Ada tiga kasus ilustratif dalam penerapan pembelajaran di kelas.

Kasus 1

Riri adalah seorang guru di daerah yang terpencil belum ada listrik dan internet dan mengajar SD (Sekolah Dasar). Riri ingin mengajarkan materi IPAS tentang perubahan wujud, apa yang dilakukan oleh Riri? Riri memberikan kejutan dengan melakukan pembelajaran di luar kelas, lalu melakukan permainan role play bermain peran (Ayam, Musang dan Kandang), setalah itu Ibu Riri melakukan pembelajaran kolaboratif (Anak-anak ditugaskan untuk mengambil barang-barang selama Ibu Riri menyanyi dan mengklasifikasikannya dalam bentuk zat padat, cair dan gas). Setalh itu Ibu Riri masuk kelas dan memberikan refleksi dan memberikan tugas proyek.

Kasus 2

Syarif adalah seorang guru di kota dengan insfraktukur yang lengkap. Pak Syarif melakukan hal yang sama dengan Ibu Riri, yang berbeda adalah penggunaan TIK saat memberikan tugas kepada anak didiknya untuk memotret benda-benda yang ada dilingkungan sekolah, dan setelahnya menugaskan anak-anak untuk mengkasifikasikan foto-foto tersebut berdasarkan sifatnya--padat, gas can cair. Proyeknya adalah anak-anak ditugaskan untuk membuat vlog.

Kasus 3

Malik adalah guru yang baru selesai melaksanakan pelatihan Canva dari Pusdatin, Malik mengajar di Kota, dan dia membuat presentasi yang sangat luar biasa dengan menggunakan canva. Malik kemudian melakukan presentasi dalam kelas, setelah itu melakukan tanya jawab dan memberikan PR.

Yang manakah dari ketiga kasus tersebut yang merupakan pembelajaran modern yang membelajarkan?

Kasus 1 adalah "Merdeka Belajar" walaupun menggunakan teknologi sedia kala, dalam hal ini tidak ada unsur teknologi dalam bahasa awam, tapi menggunakan teknologi pembelajaran. Dalam satu sesi pembelajaran ada banyak model pembelajaran yang Ibu Riri gunakan.

Kasus 2 adalah "Merdeka Belajar". TPACK terlihat dalam kasus yang 2 ini, dengan menggunakan teknologi modern.

Kasus 3 BUKAN "Merdeka Belajar". Pembelajarannya kuno walaupun menggunakan teknologi yang sangat modern.

Seorang sahabat PembaTIK diharapkan berada pada kasus 2, kalaupun memang berada pada sekolah yang terpencil maka minimal berada pada posisi 1, tetapi apabila seorang guru masih di posisi 3, saatnya untuk "BERTAUBAT"

Komunikasi Digital, Kolaborasi dan Public Speaking (Sherly Annavita Rahmi)

Sherly Annavita Rahmi
Materi 3 | Sumber: Rumah Belajar Kemdikbud

Kemampuan kita berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya merupakan satu hal yang penting untuk dikuasi sampai dengan beberapa tahun kedepan. Saat kita tidak mampu beradaptasi dengan zaman maka siap-siaplah untuk tertinggal oleh mereka yang mau beradaptasi.

Kenapa public speaking itu penting?

Di Era Industri 5.0 komunikasi adalah hal yang sangat dibutuhkan. Komunikasi ini ternyata ada banyak misalnya dalam hal menggerakkan dengan cara menulis, ataupun secara visual dengan gambar ataupun video.

Makhluk sosial selalu butuh komunikasi dengan berbicara adalah salah satunya. Manusia adalah makhluk sosial maka komunikasi adalah satu hal yang sangat penting, dalam hal pembelajaran adalah yang sangat penting. Ada tingkatan kemampuan dalam publik speaking yaitu menyampaikan, mempengaruhi dan menggerakkan.

#PusdatinKemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PMM



Referensi:

2023. Kuliah Umum PembaTIK Level 4 2023. Rumah Belajar Kemdikbud. Link: https://www.youtube.com/watch?v=evV80EvLUFQ

Posting Komentar