Edufren

Edufren

Kisah Seru Jadi Calon Duta Teknologi Kemendikbudristek 2023

2 komentar
Bismillahirrahmanirrahim

duta teknologi kemendikbudristek

PembaTIK 2023 sudah berakhir. Seperti yang sudah saya tuliskan pada beberapa tulisan pada blog ini bagaimana saya bersyukur bisa menjadi bagian dari PembaTIK 2023 dan akhirnya terpilih menjadi 30 besar Sahabat Teknologi Sulawesi Barat.

Ada banyak pengalaman yang saya dapatkan dari kegiatan PembaTIK selama 4 bulan ini, semua pengalaman itu sudah saya ceritakan pada postingan sebelum ini. Lalu di tanggal 1 November kemarin saya lebih bersyukur lagi karena menjadi bagian dari 5 besar Kandidat Duta Teknologi Kemendikbudristek Sulawesi Barat.

5 Kandidat Duta Teknologi Kemendikbudristek Provinsi Sulawesei Barat

Dari 30 besar sahabat teknologi, di seleksi kembali menjadi 5 besar dari masing-masing provinsi yang akhirnya berjuang kembali untuk menjadi "Duta Teknologi Kemendikbudristek Tahun 2023". 5 kandidat dari Sulawesi Barat, yaitu:

kandidat duta teknologi
Sumber: WAG Sahabat Teknologi Sulawesi Barat

Fitrayanti

Kandidat pertama tentunya adalah saya sendiri, hehehe. Rasanya sungguh luar biasa saat melihat pengumuman dan melihat nama saya ada dideretan 5 orang yang berhasil menjadi kandidat Duta Teknologi. Satu hal yang tidak saya duga sebelumnya, sebab 30 Sahabat Teknologi ini adalah guru-guru hebat yang sangat luar biasa.

Dewi Lestari

Ibu guru hebat dari Kabupaten Mamuju Tengah--merupakan guru Informatika di UPTD SMP NEGERI 2 TOPOYO yang sangat luar biasa, ibu Dewi adalah teman kolaborasi saya di dua webinar yang kami laksanakan, yaitu Gebuk E-Dinas dan juga Sate Bakar. Tulisan dan kegiatan berbagi beliau dapat dilihat di website pribadi beliau yaitu Samdew.id.

Arman

Bapak guru hebat dari Kabupaten Pasangkayu--merupakan guru IPA di SMP Negeri 2 Pasangkayu. Beliau adalah guru yang sangat luar biasa dapat dilihat dari tulisan yang beliau bagi di kanal blog pribadinya Kedai Sulbar, ada banyak hal yang bisa kita jadikan sebagai inspirasi dari kanal blog dan media sosial yang beliau bagikan.

Andi Sakina S

Ibu guru hebat dari Kabupaten Pasangkayu--merupakan guru di SMAN 1 Pasangkayu. Guru yang sangat luar biasa, saya sempat mengikuti webinar yang beliau isi dan saya sangat tertarik dengan MPI yang beliau kembangkan di PembaTIK level 3. Tulisan beliau bisa di baca pada blog Jejak Edukasi Guru, ada banyak yang bisa kita jadikan inspirasi di blog yang beliau tulis.

Hasaniah

Ibu guru hebat dari Kabupaten Polewali Mandar--merupakan guru di SMP Negeri Matakali, Guru hebat yang sangat luar biasa. Tulisan beliau pada blog pribadinya SiwalliPariq banyak membahas tentang kegiatan berbagi beliau dan juga terkait kegiatan beliau sebagai guru penggerak dan belajar.id.

Pengalaman Mengikuti Seleksi Duta Teknologi Kemendikbudristek

Pengumuman kandidat duta pada tanggal 1 November 2023, lalu di hari yang sama kami dimasukkan ke dalam grup penjurian, malam hari di tanggal yang sama ada penjelasan teknis terkait penjurian seleksi duta. Penjelasan di malam itu sangat lengkap dan jelas, lalu dilengkapi dengan pemberian link untuk mendapatkan materi terkait penjelasan teknis tersebut.

Ada tiga hal penting yang kami harus kumpulkan sebelum memasuki penjurian dengan jadwal masing-masing, yaitu critical incident, rencana kerja sebagai duta teknologi dan juga video dukungan--tapi video ini hanya opsional saja.

Berburu Video Dukungan

video dukungan

Pengalaman baru untuk saya kembali karena PembaTIK ini, karena saat mencari video dukungan ini saya sampai menemui Pak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa, Masyaa Allah pengelaman yang tidak terlupakan, beliau--Kepala Dinas adalah orang yang sangat luar biasa, sangat ramah dan sangat mendukung kegiatan PembaTIK yang saya lakukan. Di hari yang sama saya juga menemui Pak Kepala Bidang Pembinaan SD dan juga Pak Kepala Seksi PTK SD-SMP Kabupaten Mamasa. Sama seperti Pak Kepala Dinas, beliau juga sangat merespon baik kegiatan PembaTIK yang saya laksanakan dan sangat mendukung kegiatan berbagi yang saya lakukan, Masyaa Allah.

Lalu untuk menindak lanjuti rencana kerja yang saya lakukan yaitu berkolaborasi dengan guru penggerak kabupaten Mamasa, saya--lewat perantara Pak Suami yang merupakan guru penggerak, menghubungi Kordinator Guru Penggerak Kabupaten Mamasa untuk meminta persetujuan dan juga dukungannya, Alhamdulillah di tengah kesibukan beliau yang tengah mengikuti Lomba Guru Inovatif, beliau masih sempat memberikan dukungan, Masyaa Allah terima kasih sekali untuk beliau.

Mengisi Critical Incident dan Rencana Kerja Duta Teknologi

rencana kerja

Saya sempat kebingungan dengan dua hal ini, saya sama sekali tidak punya pengalaman terkait mengisi critical incident dan rencana kerja, tapi akhirnya saya mencoba untuk membuat kedua hal tersebut. Untuk rencana kerja sendiri saya berpedoman pada juknis yang disediakan oleh BLPT dengan membuatnya kedalam beberapa tabel rencana aksi.

Untuk Critical Incident saya menuliskannya dengan sejujur-jujurnya, dari informasi yang saya baca dari google dan youtube ada kriteria peniliaan sebenarnya dari kedua hal tersebut, tapi saya tidak punya cukup waktu untuk menelusuri lebih lanjut terkait hal tersebut--harap maklum kami hanya diberi waktu sekitar 1 hari untuk mengerjakan keduanya--critical incident dan rencana kerja. Jadilah saya hanya menuliskannya sesuai dengan apa yang terlintas di kepala saya dengan sejujur-jujurnya sesuai dengan pengalaman yang saya dapatkan selama menjadi seorang guru.

Bermasalah dengan Virtual Background dan Mencari Laptop Pinjaman

virtual background
Penampakan Virtual Background Zoom Pada Chromebook

Saya adalah pengguna chromebook, dan saya sangat nyaman dengan penggunaan chromebook ini, sayangnya tes wawancara dan unjuk kerja dilakukan di ruang virtual ZOOM, dimana saat menggunakan ZOOM entah kenapa virtual backgroundnya tidak berfungsi dengan baik--ada bentuk aneh saat penggunaannya dan ini sangat mengganggu. Saya coba konsultasi ke PIC saya, dan beliau menyarankan untuk mengganti laptop atau kalau tidak ada, tidak masalah tapi tetap sampaikan permasalahan tersebut kepada juri saat pelaksanaan ujian. Akhirnya saya mencoba opsi untuk meminjam laptop lain, Alhamdulillah Pak Suami mendapatkan laptop  pinjaman yang bisa gunakan untuk proses ujian ini.

Hari Tes Wawancara dan Unjuk Kerja

seleksi duta teknologi

Saya mendapatkan jadwal tes di hari Sabtu jam 16.15 WITA. Tapi 30 menit sebelum tes dilakukan kami haru sudah masuk kedalam main room tes, jadi jam 15.45 WITA saya sudah masuk ke main room dan di sambut oleh Bu Wira yang Masyaa Allah sangat membantu sekali. Alhamdulillah semua berjalan lancar sampai dengan tes unjuk kerja, setelah unjuk kerja dan kembali ke main room, jaringan wifi yang saya gunakan sempat bermasalah--mungkin karena hujan deras, sehingga saya sempat terlempar dari main room, sempat panik tapi mencoba untuk menyambungkan laptop dengan hotspot dari HP, dan mencoba untuk masuk kembali, sayangnya karena sempat terlempar, akses ke ruang diskusi wawancara sempat hilang, sehingga Bu Wira menyarankan untuk keluar terlebih dahulu dan masuk kembali ke main room.

Saat proses masuk kembali ini jaringan saya kembali bermasalah, sehingga proses masuk kembali ke zoom agak sulit, tapi alhamdulillah akhirnya saya bisa kembali ke main room, dan segera di lanjutkan ke ruang wawancara. Selama sesi wawancara saya sempat dibuat panik oleh laptop yang sempat ngehang--saya tidak tahu penyebabnya apakah karena jaringan atau karena laptop yang terlalu panas, hehehe. Tapi Alhamdulillah proses wawancara berlangsung menyenangkan, sebab saya berusaha untuk menjawab pertanyaan sesuai dengan apa yang saya rasakan dan saya pikirkan.

Perasaan Saya Setelah Mengikuti Seleksi Duta Teknologi

Pasrah .. sepasrah-pasrahnya, hehehe. Sebab saya tahu kalau sepertinya saya tidak punya rejeki di tahun ini. Tapi sekali lagi alasan utama saya mengikuti PembaTIK ini bukan karena ingin "menjadi" Duta Teknologi, tapi saya mengikuti PembaTIK ini karena ingin mengupgrade diri menjadi seorang pendidik yang lebih baik lagi, dan saya sudah mendapatkan hal itu di 4 level PembaTIK ini. Saya tidak pernah terpikirkan akan bisa sejauh ini di PembaTIK--bisa membuat game edukasi dan juga berkesempatan berkolaborasi dan mendapatkan relasi baru dari Sahabat Teknologi di berbagi provinsi saja sudah merupakan pencapaian yang luar biasa.

Diapresiasi menjadi 5 besar kandidat Duta Teknologi juga rasanya sudah sangat luar biasa--hal yang tidak pernah saya bayangkan sebelum mengikuti PembaTIK, dan mengikuti seleksi Duta ini juga pengalaman yang tidak akan terlupakan.

Duta Teknologi Kemendikbudristek Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2023

Duta teknologi kemendikbudristek 2023
Sumber: Youtube Rumah Belajar Kemdikbud

Banyak selamat untuk Pak Arman dari Kabupaten Pasangkayu yang akhirnya dinobatkan menjadi Duta Teknologi Tahun 2023. Masyaa Allah Tabarakallah, Guru yang sangat luar biasa, saya harus banyak belajar dari beliau.

Video Pengumuman Duta Teknologi Kemendikbudristek Tahun 2023


Fitrayanti
Guru SDN 003 Balla Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat Sahabat Teknologi Sulawesi Barat Tahun 2023

Related Posts

2 komentar

  1. Sungguh luar biasa, perjuangan yg tidak mudah meskipun tahun ini belum jadi DTK semoga tetap semangat... semoga ini bisa jadi inspirasi bagi guru lainya di Sulawesi Barat.

    BalasHapus
  2. Aamiin.. Terima kasih banyak 🙏🙏

    BalasHapus

Posting Komentar